1.Penghalang dari api Neraka
Dari Jabir ra, Rasulullah saw bersabda :"Syiyam itu penghalang, yang akan menghalagi seorang hamba dari api Neraka." (HR. Imam Ahmad)
Dari Abu sa'id Al-Khudry ra, Rasulullah saw bersabda :"Barangsiapa yang melaksanakan syiam sehari maka Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh tujuh puluh kharif (musim)." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Jalan menuju ke Jannah
Dari Sahl bin Sa'ad ra, Nabi saw bersabda :" Sesungguhnya di jannah nanti ada sebuah pintu dinamakan Ar-Rayyan, orang-orang yang melaksanakan shiyam akan masuk jannah melalui pintu tersebut dan tak seorang pun yang memasukinya selain mereka." (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Menjadi syafa'at bagi pelakunya
Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra, Rasulullah saw bersabda :"Shiyam dan al-qur'an dapat memberikan syafa'at bagi seorang hamba pada hari kiamat. Shiyam akan berkata "Ya Rabb, aku telah mencegahnya dari makan dan syahwatnya sepanjang siang hari, maka berikanlah syafaatku kepadanya." Al-Quran berkata "aku telah mencegahnyadari tidur di malam hari, maka berikanlah syafaatku kepadanya." (HR. Ahmad, Hakim, Abu Nu'aim)
4. Penghalang dari berbagai syahwat
Dari Ibnu Mas'ud ra, Nabi saw bersabda :"Wahai sekalian pemuda, barang siapa diantara kalian telah mampu maka hendaklah dia menikah.Karena dengan menika akan lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Maka bagi siapa yang belum bisa hendaklah dia melaksanakan shiyam, karena akan lebih dapat mengendalikannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
5.Tebusan terhadap dosa-dosa
Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda :" barang siapa yang melaksanakan shiyam di bulan Ramadhan, karena penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Sebab tercapainya kebahagiaan di dunia dan akhirat
Dari abu Hurairah ra,, Rasulullah saw bersabda :" Ada dua kegembiraan bagi seorang yang shiyam ; kegembaiaraan saat dia berbuka dan kegembiraan saat berjumpa dengan Rabb-nya di Akhirat." (HR. Bukhari dan Muslim)
7. Di sisi Allah swt, bau mulut orang yang melaksaanakan shiyam lebih harum daripada aroma misk
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda :"Demi jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang sedang shiyam itu lebih disukai oleh Allah daripada aroma misk>" (HR. Bukhari dan Muslim)
Tampilkan postingan dengan label Islam (Ramadhan). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam (Ramadhan). Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Agustus 2010
Minggu, 20 Juni 2010
15 PERISTIWA BESAR RAMADHAN
1. Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadhan
Allah ta'ala berfirman: "Bulan Ramadhan yang diturunkan di dalam Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisahan antara haq dan batil".(Al-Baqarah:185).
Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah Ta'ala menyanjung bulan Ramadhan atas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana Al-Qur'an diturunkan di dalamnya.
2. Kitab-kitab suci diturunkan pada bulan Ramadhan
Rasulullah Saw: "Shuhuf ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadhan, dan Taurat turun pada hari ke enam bulan Ramadhan dan Injil pada hari ke tiga belas dari bulan Ramadhan..."(Riwayat Ahmad).
3. Rasulullah mendapat wahyu pertama di bulan Ramadhan
Ketika Rasulullah Saw mendekati umur 40 tahun beliau selalu berpikir dan merenung serta berkeinginan kuat untuk mengasingkan diri (uzlah). Akhirnya, dengan mempersiapkan bekal makanan dan minuman, beliau menuju gua hira yang terdapat pada gunung Rahmah sebagai tempat ber-uzlah, yang berjarak dua mil dari kota Makkah.
Uzlah ini dilakukan tiga tahun sebelum masa kerasulan. Tatkala datang bulan Ramadhan pada tahun ketiga dari masa uzlah, turun kepada beliau Malaikat Jibril mewahyukan surat Al Alaq yang merupakan surat pertama yang diturunkan kepada rasulullah saw.
4. Perang Badar terjadi pada bulan Ramdhan
Perang Badar adalah pemisah antara yang haq dan yang bbatil, dan kaum Muslimin sebagi simbol tauhid dan kemuliaan, meraih kemenangan atas kaum Musyrikin sebagai simbol kekufuran dan kebodohan.
Peperangan terjadi pada hari jum'at, 27 Ramadhan, tahun kedua setelah hijrah. Allah Ta'ala berfirman: "Dan benar-benar Allah telah menolong kalian dalam keadaan terhina, maka takutlah kalian kepada Allah, semoga kalain bersyukur".(Ali Imran:123).
Ibnu Abbas mengatakan :"Saat itu hari Jum'at, 27 Ramadhan, dan saat itu juga terbunuh Fir'aun umat, Abu Jahal, musuh terbesar umat Islam.
5. Makkah dikuasai pada bulan Ramadhan
Fathu Makkah adalah peristiwa besar, allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata".(Al Fath:1).
Sebagai mufasirin berpendapat bahwa yang dimaksud kemenangan di sini adalah peristiwa Fathu Makkah, walaupun ada sebagai ulama yang menafsirkan sebagai perjanjian Hudaibiya dan penaklukan negeri Rum.
Peristiwa itu terjadi pada hari, tanggal 20 atau 21 Ramadhan, tahun ke delapan hijriyah. saat itulah semua berhala yang berada di sekitar Ka'bah dihancurkan.
6. Islam menyebar di yaman pada bulan Ramadhan
Tahun kesepuluh hijriah pada bula Ramadhan Rasulullah Saw menujuk ali bin Abi Thalib gunba menjadi pemimpin sejumlah pasukan untuk pergi ke penduduk Yaman dengan dengan membawa surat yang berisi ajakan untuk memeluk Islam.
7. Sebagian peristiwa dalam perang Tabuk terjadi pada bulan Ramadhan
Ibnu Hisyam dalam sirahnya menyebutkan bahwa persiapan perang Tabuk dilakukan sejak bulan Rajab, tahun ke 9 hijriyah, untuk menghadapi Rum. Saat itu adalah masa-masa sulit bagi kaum Muslimin di Madinah, karena mereka sedang dilanda masa peceklik, serta cuaca panas yang amat menyengat, sehingga ada beberapa orang yang merasa berat hati untuk ikut serta dalam peperangan, seperti Ka'ab bin Malik.
Walau banyak hambata, pada akhirnya kaum Muslimin pun berangkat ke Tabuk dengan jumlah yang cukup besar yaitu sekitar 30.000 tentara.
Namun, setelah pasukan kaum Muslimin sampai di Syam yang saat itu berada dalam kekuasaan Rum, pasukan musuh berlindung di dalam benteng-benteng mereka dan enggan keluar. Sehingga Syam bisa dikuasai dengan mudah oleh pasukan Islam dan kewajiban membayar jizyah diberlakukan kepada penduduk Syam yang saat itu beragama Nasrani.
8. Penghancuran berhala Uzza di bulan Ramadhan
Ibnu Katsir menyebutkan dalam Al Bidayah wa An Nihayah bahwa pada 5 hari terakhir di bulan Ramadhan tahun ke lima hijriyah Rasulullah Saw mengutus sejumlah pasukan yang dipimpin oleh Khalid bin Walid guna menghancurkan rumah peribadatan yang digunakan untuk menyembah Uzza. Dan Rasulullah bersabda:"Uzza itu tidak akan diibadahi selamanya!"
9. Penghancuran Latta di bulan Ramadhan
Ibnu Katsir menyebutkan dalam Al Bidayah wa An Nihayah bahwa pada tahun ke 9 hijriyah di bulan Ramadhan datanglah utusan kabilah Tsaqif dari Thaif kepada Rasulullah Saw untuk menyatakan keislaman.
Karrena kabilah Tsaqif sudah memeluk Islam maka Rasulullah dan para sahabat berinisiatif untuk menghancurkan berhala latta yang biasa mereka sembah, akan tetapi mereka meminta izin untuk menghancurkan berhala mereka sendiri, akhirnya Rasulullah Saw pun mengizinkan. Tak lama kemudian, kabilah Tsaqif menghancurkan berhala mereka sendiri.
10. Andalus ditaklukkan pada bulan Ramadhan
Pada 27 Ramadhan tahun 92 hijriyah, pasukan Islam yang dipimbin oleh Thariq bin Ziyad berhasil memasuki Andalus dari arah pesisr, ini adalah hal yang diluar dugaan, sehingga Roderick, penguasa Visigoth Spanyol segera mempersiapkan pasukannya yang berjumlah 25.ooo.
Setelah menguasai Jabal Thariq dan membakar kapal-kapal yang telah digunakannya, Thariq bin Ziyad berkhutbah di depan pasukannya:"Lautan dibelakang kalian! Musuh di depan kalian!...". Lalu pacahlah pertempuran antara 12.000 pasukan Muslimin melawan 25.000 tentara Roderick. Yang berakhir dengan tercerai-berainya pasukan Visogoth dan tewasnya Roderick.
11. Pasukan Islam di Andalus mengalahkan Faranjah di bulan Ramadhan
Di pagi hari jum'at 20 Ramadhan 479 H terjadi peristiwa Zalaqah (yaitu dataran dekat wilayah Portugis). Di mana pasukan Islam yang melakukan penjagaan di wilayah Andalus yang dipimpn Faranjah (Franks) yang berjumlah 80.000 tentara yang dipimpin oleh Alfons VI yang juga tewas dalam pertempuran itu.
12. Pasukan Mongol dihancurkan di Palestina pada bulan Ramadhan
Hari juma'at 15 Ramadhan 658 H pasukan Muslimin yang dipimpin Saifuddin Qutuz, penguasa dinastik Mamalik di Mesir, berhasil menghancurkan 20.000 tentara Mongol yang dipimpin oleh Qitbuqa.
Para sejarawan menganggap bahwa peristiwa ini amat penting dalam sejarah panaklukan bangsa Mongol di asia Tengah, dimana pasukan Mongol mengalami kekelahan telak atas kaum Muslimin dan tidak mampu membalas kekalahan itu, sebagaimana yang bisa mereka alami, hingga panglima perangnya Qitbuqa berhasil dieksekusi.
Peperangan ini terjadi di 'Ain Jalut, yaitu sebuah desa yang terletak antara Bisan dan Nablus. Sehingga peperangan ini dikenal dengan peristiwa 'Ain Jalut'.
13. Pengepungan 60 ribu pasukan Rusia digagalkan oleh 15 ribu pasukan Utsmani
Pada 23 Ramadhan 1270 H pada hari ini kekuatan militer Rusia dibawah pimpinan Marsyal Bernes menghentikan kepungannya terhadap kota Selestriya yang terletak di wilayah Qarum, pengepungan yang terjadi selama 35 hari ini tidak membawa dampak yang berarti bagi kekuatan Khalifah Utsmaniyah, walaupun kekuatan militer Rusia mencapai 60 ribuan tentara berhadapan 15 ribu tentara Utsmaniyah yang kebanyakan dari Mesir. Pelajaran yang dapat dipetik adalah kekuatan yang sedikit mampu mengalahkan kekuatan yang besar.
14. Anthokiah jatuh ke tangan kaum Muslimin di bulan Ramadhan
Pemerintahan Anthokiah didirikan oleh Pangeran Wormandi Buwaihimund pada tahun 491 H. Kota ini merupakan kota termegah dengan dikelilingi benteng yang sangat kuat dan dijaga oleh ribuan pasukan secara bergiliran siang dan malam. Walaupun kondisinya demikian kaum Muslimin berhasil menaklukan daerah ini dengan izin Allah Ta'ala dibawah panglima perang Dhohir Bibris. Terhitung 40 ribu mati dan tertawa dari pihak musuh. Kemenangan ini merupakan kemenangan terbesar setelah kemenangan Hitthin. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 14 Ramadhan 666 H.
15. Mesir menghancurkan kekuatan Israel di Suez pada bulan Ramdhan
Pada tanggal 10 ramadhan yang bertepatan dengan 6 Oktober 1973 tentara Mesir mampu menembus terusan Suez dan menghancurkan benteng Berlif seta menghancurkan kekuatan tentara Israel. Begitu pula tentara Suriah mampu membebaskan beberapa wilayahnya dari tangan Israel. Rakyat Mesir mengenang peperangan ini dengan peristiwa Abour.
Setelah peristiwa ini Israel mulai menyadari kekuatan Mesir dan daratan Sinai kembali ke pangkuan Mesir.(Hidayatullah)
Allah ta'ala berfirman: "Bulan Ramadhan yang diturunkan di dalam Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisahan antara haq dan batil".(Al-Baqarah:185).
Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah Ta'ala menyanjung bulan Ramadhan atas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana Al-Qur'an diturunkan di dalamnya.
2. Kitab-kitab suci diturunkan pada bulan Ramadhan
Rasulullah Saw: "Shuhuf ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadhan, dan Taurat turun pada hari ke enam bulan Ramadhan dan Injil pada hari ke tiga belas dari bulan Ramadhan..."(Riwayat Ahmad).
3. Rasulullah mendapat wahyu pertama di bulan Ramadhan
Ketika Rasulullah Saw mendekati umur 40 tahun beliau selalu berpikir dan merenung serta berkeinginan kuat untuk mengasingkan diri (uzlah). Akhirnya, dengan mempersiapkan bekal makanan dan minuman, beliau menuju gua hira yang terdapat pada gunung Rahmah sebagai tempat ber-uzlah, yang berjarak dua mil dari kota Makkah.
Uzlah ini dilakukan tiga tahun sebelum masa kerasulan. Tatkala datang bulan Ramadhan pada tahun ketiga dari masa uzlah, turun kepada beliau Malaikat Jibril mewahyukan surat Al Alaq yang merupakan surat pertama yang diturunkan kepada rasulullah saw.
4. Perang Badar terjadi pada bulan Ramdhan
Perang Badar adalah pemisah antara yang haq dan yang bbatil, dan kaum Muslimin sebagi simbol tauhid dan kemuliaan, meraih kemenangan atas kaum Musyrikin sebagai simbol kekufuran dan kebodohan.
Peperangan terjadi pada hari jum'at, 27 Ramadhan, tahun kedua setelah hijrah. Allah Ta'ala berfirman: "Dan benar-benar Allah telah menolong kalian dalam keadaan terhina, maka takutlah kalian kepada Allah, semoga kalain bersyukur".(Ali Imran:123).
Ibnu Abbas mengatakan :"Saat itu hari Jum'at, 27 Ramadhan, dan saat itu juga terbunuh Fir'aun umat, Abu Jahal, musuh terbesar umat Islam.
5. Makkah dikuasai pada bulan Ramadhan
Fathu Makkah adalah peristiwa besar, allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata".(Al Fath:1).
Sebagai mufasirin berpendapat bahwa yang dimaksud kemenangan di sini adalah peristiwa Fathu Makkah, walaupun ada sebagai ulama yang menafsirkan sebagai perjanjian Hudaibiya dan penaklukan negeri Rum.
Peristiwa itu terjadi pada hari, tanggal 20 atau 21 Ramadhan, tahun ke delapan hijriyah. saat itulah semua berhala yang berada di sekitar Ka'bah dihancurkan.
6. Islam menyebar di yaman pada bulan Ramadhan
Tahun kesepuluh hijriah pada bula Ramadhan Rasulullah Saw menujuk ali bin Abi Thalib gunba menjadi pemimpin sejumlah pasukan untuk pergi ke penduduk Yaman dengan dengan membawa surat yang berisi ajakan untuk memeluk Islam.
7. Sebagian peristiwa dalam perang Tabuk terjadi pada bulan Ramadhan
Ibnu Hisyam dalam sirahnya menyebutkan bahwa persiapan perang Tabuk dilakukan sejak bulan Rajab, tahun ke 9 hijriyah, untuk menghadapi Rum. Saat itu adalah masa-masa sulit bagi kaum Muslimin di Madinah, karena mereka sedang dilanda masa peceklik, serta cuaca panas yang amat menyengat, sehingga ada beberapa orang yang merasa berat hati untuk ikut serta dalam peperangan, seperti Ka'ab bin Malik.
Walau banyak hambata, pada akhirnya kaum Muslimin pun berangkat ke Tabuk dengan jumlah yang cukup besar yaitu sekitar 30.000 tentara.
Namun, setelah pasukan kaum Muslimin sampai di Syam yang saat itu berada dalam kekuasaan Rum, pasukan musuh berlindung di dalam benteng-benteng mereka dan enggan keluar. Sehingga Syam bisa dikuasai dengan mudah oleh pasukan Islam dan kewajiban membayar jizyah diberlakukan kepada penduduk Syam yang saat itu beragama Nasrani.
8. Penghancuran berhala Uzza di bulan Ramadhan
Ibnu Katsir menyebutkan dalam Al Bidayah wa An Nihayah bahwa pada 5 hari terakhir di bulan Ramadhan tahun ke lima hijriyah Rasulullah Saw mengutus sejumlah pasukan yang dipimpin oleh Khalid bin Walid guna menghancurkan rumah peribadatan yang digunakan untuk menyembah Uzza. Dan Rasulullah bersabda:"Uzza itu tidak akan diibadahi selamanya!"
9. Penghancuran Latta di bulan Ramadhan
Ibnu Katsir menyebutkan dalam Al Bidayah wa An Nihayah bahwa pada tahun ke 9 hijriyah di bulan Ramadhan datanglah utusan kabilah Tsaqif dari Thaif kepada Rasulullah Saw untuk menyatakan keislaman.
Karrena kabilah Tsaqif sudah memeluk Islam maka Rasulullah dan para sahabat berinisiatif untuk menghancurkan berhala latta yang biasa mereka sembah, akan tetapi mereka meminta izin untuk menghancurkan berhala mereka sendiri, akhirnya Rasulullah Saw pun mengizinkan. Tak lama kemudian, kabilah Tsaqif menghancurkan berhala mereka sendiri.
10. Andalus ditaklukkan pada bulan Ramadhan
Pada 27 Ramadhan tahun 92 hijriyah, pasukan Islam yang dipimbin oleh Thariq bin Ziyad berhasil memasuki Andalus dari arah pesisr, ini adalah hal yang diluar dugaan, sehingga Roderick, penguasa Visigoth Spanyol segera mempersiapkan pasukannya yang berjumlah 25.ooo.
Setelah menguasai Jabal Thariq dan membakar kapal-kapal yang telah digunakannya, Thariq bin Ziyad berkhutbah di depan pasukannya:"Lautan dibelakang kalian! Musuh di depan kalian!...". Lalu pacahlah pertempuran antara 12.000 pasukan Muslimin melawan 25.000 tentara Roderick. Yang berakhir dengan tercerai-berainya pasukan Visogoth dan tewasnya Roderick.
11. Pasukan Islam di Andalus mengalahkan Faranjah di bulan Ramadhan
Di pagi hari jum'at 20 Ramadhan 479 H terjadi peristiwa Zalaqah (yaitu dataran dekat wilayah Portugis). Di mana pasukan Islam yang melakukan penjagaan di wilayah Andalus yang dipimpn Faranjah (Franks) yang berjumlah 80.000 tentara yang dipimpin oleh Alfons VI yang juga tewas dalam pertempuran itu.
12. Pasukan Mongol dihancurkan di Palestina pada bulan Ramadhan
Hari juma'at 15 Ramadhan 658 H pasukan Muslimin yang dipimpin Saifuddin Qutuz, penguasa dinastik Mamalik di Mesir, berhasil menghancurkan 20.000 tentara Mongol yang dipimpin oleh Qitbuqa.
Para sejarawan menganggap bahwa peristiwa ini amat penting dalam sejarah panaklukan bangsa Mongol di asia Tengah, dimana pasukan Mongol mengalami kekelahan telak atas kaum Muslimin dan tidak mampu membalas kekalahan itu, sebagaimana yang bisa mereka alami, hingga panglima perangnya Qitbuqa berhasil dieksekusi.
Peperangan ini terjadi di 'Ain Jalut, yaitu sebuah desa yang terletak antara Bisan dan Nablus. Sehingga peperangan ini dikenal dengan peristiwa 'Ain Jalut'.
13. Pengepungan 60 ribu pasukan Rusia digagalkan oleh 15 ribu pasukan Utsmani
Pada 23 Ramadhan 1270 H pada hari ini kekuatan militer Rusia dibawah pimpinan Marsyal Bernes menghentikan kepungannya terhadap kota Selestriya yang terletak di wilayah Qarum, pengepungan yang terjadi selama 35 hari ini tidak membawa dampak yang berarti bagi kekuatan Khalifah Utsmaniyah, walaupun kekuatan militer Rusia mencapai 60 ribuan tentara berhadapan 15 ribu tentara Utsmaniyah yang kebanyakan dari Mesir. Pelajaran yang dapat dipetik adalah kekuatan yang sedikit mampu mengalahkan kekuatan yang besar.
14. Anthokiah jatuh ke tangan kaum Muslimin di bulan Ramadhan
Pemerintahan Anthokiah didirikan oleh Pangeran Wormandi Buwaihimund pada tahun 491 H. Kota ini merupakan kota termegah dengan dikelilingi benteng yang sangat kuat dan dijaga oleh ribuan pasukan secara bergiliran siang dan malam. Walaupun kondisinya demikian kaum Muslimin berhasil menaklukan daerah ini dengan izin Allah Ta'ala dibawah panglima perang Dhohir Bibris. Terhitung 40 ribu mati dan tertawa dari pihak musuh. Kemenangan ini merupakan kemenangan terbesar setelah kemenangan Hitthin. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 14 Ramadhan 666 H.
15. Mesir menghancurkan kekuatan Israel di Suez pada bulan Ramdhan
Pada tanggal 10 ramadhan yang bertepatan dengan 6 Oktober 1973 tentara Mesir mampu menembus terusan Suez dan menghancurkan benteng Berlif seta menghancurkan kekuatan tentara Israel. Begitu pula tentara Suriah mampu membebaskan beberapa wilayahnya dari tangan Israel. Rakyat Mesir mengenang peperangan ini dengan peristiwa Abour.
Setelah peristiwa ini Israel mulai menyadari kekuatan Mesir dan daratan Sinai kembali ke pangkuan Mesir.(Hidayatullah)
Selasa, 15 Juni 2010
24 KEAJAIBAN RAMADHAN
1. Ramadhan jalan menuju takwa
Allah SWT berfirman "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian puasa sebagaimana diwajibkan atas kaum sebelum kalian, agar kalian bertakwa."(QS.Al-Baqarah:183).
2. Ramadhan bulan mujahadah
Para ulama salaf adalah suri tauladan bagi umat. Mujahadah mereka dalam mengisih bulan Ramadhan amat perlu dicontoh. Imam Asyafi'i, misalnya, dalam bulan Ramadhan menghatamkan Al-Qur'an sebanyak dua kali dalam semalam. Ini dikerjakan di dalam sholat. Dengan demikian beliau menghatamkan Al-Qur'an 60 kali sepanjang Ramadhan.
Imam Abu Hanifah juga menghatamkan Al-Qur'an dua kali dalam sehari selama Ramadhan.
3. Puasa Ramadhan menumbuhkan sifat amanah
Wahbah Zuhaili dalam bukunya Al Fiqh Al Islami berpendapat, puasa mengajarkan rasa amanat dan muraqabah di hadapan Allah Ta'ala, baik dengan amalan yang tampak maupun yang tersembunyi. Maka tidak ada yang mengawasi seseorang yang berpuasa agar menghindari hal-hal yang dilarang dalam berpuasa kecuali Allah Ta'ala.
4. Puasa Ramadhan melatih kedisiplinan
Puasa juga melatih kedisiplinan. Wahbah Zuhaili menjelaskan seorang yang berpuasa harus makan dan minum dalam waktu yang terbatas. bahkan, dalam berbuka pun harus disegerakan.
5. Puasa Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas sesama Muslim
Puasa Ramadhan pun menumbuhkan rasa solidaritas di antara sesama Muslim. Pada bulan ini semua umat Islam, dari timur hingga barat, diwajibkan untuk menjalankan puasa. Mereka berpuasa dan berbuka dalam waktu yang sama, dikarenakan mereka memiliki Rabb yang satu.
Seorang yang merasa lapar dan dahaga akhirnya juga bisa ikut merasakan kesengsaraan saudara-saudaranya yang kekurangan atau tertimpah bencana. Sehingga tumbuh perasaan kasih sayang terhadap umat Islam yang lain.
6. Puasa Ramadhan melatih kesabaran
Bulan Ramadhan adalah bulan di mana pada siang hari kita diperintahkan meninggalkan makanan yang asalnya halal, berlebih lagi yang haram. begitu pula disaat ada seseorang mengganggu kita. Rasulullah Saw bersabda : "Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa" (Riwayat Bukhari).
7. Puasa Ramadhan menyehatkan
Rasulullah Saw bersabda :"Berpuasalah, maka kamu akan sehat" (Riwayat Ibnu Sunni). Ada yang menyatakan bahwa hadits ini dhoif, akan tetapi ada pula yang mengatakan bahwa derajat hadits ini sampai dengan tingkat hasan (lihat, Fiqh Al Islami wa Adilatuh, hal 1619).
Tapi, makna matan hadist bisa tetap diterima, karena puasa memang menyehatkan. Al Harits bin Kaldah, tabib Arab yang pernah mengabdi kepada Rasulullah Saw juga pernah mengatakan :"Lambung adalah tempat tinggal penyakit dan sedikit makan adalah obatnya".
8. Lailatul Qadar adalah hadiah dari Allah untuk umat
Diriwayatkan oleh Imam malik Al Muwatha', dia telah mendengar dari seorang ahlul ilmi tsiqoh yang telah mengatakan :"Sesungguhnya telah diperlihatkan usia-usia umat sebelumnya kepada Rasulullah Saw, atau apa yang telah Allah Swt kehendaki dari hal itu, dan sepertinya usia umat beliau tidak mampu menyamai amalan yang telah dicapai oleh umat-umat sebelumnya, maka Allah memberi beliau Lailatul Qadar yang lebih daripada seribu bulan (Riwayat Malik).
9. Ramadhan bulan ampunan
Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan. Rasulullah Saw bersabda: "Dan siapa yang berpuasa Ramadhan dengan didasari keimanan dan pengharapan ridha Allah, diampunkan untuknya dosa yang telah lalu."(Riwayat Bukhari).
10. Siapa dilihat Allah, maka ia terbebas dari azab-Nya
Dari jabir bin Abdullah Ra Rasulullah bersabda: "Pada bulan Ramadhan umatku dianugerahi lima perkara yang tidak diberikan kepada Nabi-nabi sebelumku. Yang pertama, sesungguhnya jika Allah melihat mereka di awal malam dari bulan Ramadhan, dan barang siapa yang telah dilihat Allah maka ia tidak akan mengazabnya selamanya..."(Riwayat Baihaqi).
11. Bau mulut orang berpuasa lebih harum dari misk di hadapan Allah
Rasulullah Saw bersabda: :...Yang kedua, sesungguhnya bau mulut mereka ketika sore hari lebih harum di hadapan Allah daripada bau misk..."(Riwayat Baihaqi).
12. Di bulan Ramadhan para malaikat meminta ampunan untik umat
Rasulullah Saw bersabda: "...Adapun yang ketiga, sesungguhnya para malaikat meminta apunan untuk mereka siang dan malam..."(Riwayat Baihaqi).
13. Di bulan Ramadhan surga berbanah diri
Rasululla Saw bersabda: "...Adapun yang keempat, sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla memerintahkan surga-Nya, Ia berfirman: " Bersiap-siaplah, dan hiasilah dirimu untuk para hamba-Ku, sehingga mereka bisa segera beristirahat dari kelelahan (hidup di) dunia menuju negeri-Ku dan kemulyaan-Ku..."(Riwayat Baihaqi).
14. Rasulullah Saw bersabda; "...Adapun yang kelima, sesungguhnya jika tiba malam terakhir Ramadhan Allah memberikan ampunan kepada mereka semua. Lalu bertanyalah seseorang lelaki dari sebuah kaum: "Apakah itu lailatul qadar? Ia bersabda: "Bukan, apakah kau tidak mengetahui perihal orang-orang yang bekerja, jika mereka selesai melakukan pekerjaan maka imbalanya adalah akan dipenuhi.(Riwayat Baihaqi).
15. Pintu surga dibuka, pintu nerak ditutup, setan dibelenggu
Rasulullah Sawa bersabda: "Jika Ramadhan tiba dibukalah pintu surga dan ditutuplah pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. (Riwayat Bukhari).
Dalam syarah Shahih Muslim, Qadhi Iyadh menjelaskan bahwa hadits di atas bisa bermakna hakiki, yaitu pintu surga diibuka, pintu neraka ditutup, serta setan-setan dibelenggu sebagai tanda datangnya Ramadhan sekaligus pemuliaan terhadapnya. Tapi bisa juga bermakna majaz yang mengisyaratkan besarnya pahala dan ampunan di bulan itu, sehingga serta seperti terbelenggu.
16. Pahala syuhada bagi yang melakukan kewajiban dan menghidupkan Ramadhan
Datanglah seorang laki-laki kepada nabi Saw dan berkata, "Wahai Rasulullah, tahukah Anda jika saya telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Anda adalah utusan Allah, aku juga telah melakukan shalat lima waktu, juga telah menunaikan zakat, serta aku telah berpuasa Ramadhan dan menghidupkannya, maka termasuk golongan siapakah aku? Rasulullah Saw bersabda: "Termasuk dari orang-orang shidiq dan syuhada". (Riwayat Ibnu Hibban dalam Shahihnya).
17. Pahala amalan bulan Ramadhan berlipat ganda
Sari salman Ra, Rasulullah Saw berkhutbah di hari terakhir bula Sya'ban: "Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan agung yang penuh berkah...barang siapa mendekatkan diri di dalamnya dengan perbuatan kebajikan, maka ia seperti mengejarkan tujuh puluh kewajiban selainnya..." (Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
18. Seluruh hari dalam Ramadhan memiliki keutamaan
Rasulullah Saw bersabda: "...Dia adalah bulan yang permulaannya adalah rahmat, pertengahannya ampunan, serta paripurnanya adalah pembebasan dari api neraka..."(Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
19. Siapa yang memberi minum orang yang berpuasa, allah akan memberi minum kelak di akhirat
Rasulullah Saw bersabda: "Dan barang siapa memberi minuman orang yang berpuasa maka Allah akan memberinya dari telaga minuman yang tidak menghauskan hingga ia masuk ke dalam surga"(Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
20. Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan
Rasulullah saw bersabda: "Sebaik-baik sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan."(Riwayat Tirmidzi)
21. Doa mustajab di bulan Ramadhan
Diriwayatkan dari Abu Umamah Ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: "...Dan untuk setiap muslim di setiap hari dan petang (dalam bukan Ramadhan) doa yang mustajab (Riwayat Bazar).
Rasulullah Saw juga bersabda: "Tiga yang tidak bertolak dosanya, orang yang berpuasa hingga berbuka, imam adil, dan orang yang terdhalimi." (Riwayat Tirmidzi).
22. Pahala unrah Ramadhan sama dengan haji
Rasulullah saw bersabda kepada seorang wanita Anshar: "Jika datang Ramadhan maka lakukanlah umrah, karena sesungguhnya umrah dalam bulan itu setaraf dengan haji."(Riwayat An Nasa'i).
23. Pahala i'tikaf di bula Ramadhan sama dengan pahala 2 haji dan umrah
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Husain Ra menyatakan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "barang siapa menjalankan i'itikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadhan maka amalan itu seperti dua haji dan umrah (Riwayat Baihaqi)
24. Dalam Ramadhan terdapat malam yang istimewah (Lailatul Qadar)
Allah Swt berfirman: "Lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan".(Q.S.Al-Qadr:3). Menghidupkan Ramadhan dan melakukan amalan di dalamnya lebih baik daripada menjalankan amalan dalam seribu bulan tanpa Ramadhan. (Hidayatullah)
Allah SWT berfirman "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian puasa sebagaimana diwajibkan atas kaum sebelum kalian, agar kalian bertakwa."(QS.Al-Baqarah:183).
2. Ramadhan bulan mujahadah
Para ulama salaf adalah suri tauladan bagi umat. Mujahadah mereka dalam mengisih bulan Ramadhan amat perlu dicontoh. Imam Asyafi'i, misalnya, dalam bulan Ramadhan menghatamkan Al-Qur'an sebanyak dua kali dalam semalam. Ini dikerjakan di dalam sholat. Dengan demikian beliau menghatamkan Al-Qur'an 60 kali sepanjang Ramadhan.
Imam Abu Hanifah juga menghatamkan Al-Qur'an dua kali dalam sehari selama Ramadhan.
3. Puasa Ramadhan menumbuhkan sifat amanah
Wahbah Zuhaili dalam bukunya Al Fiqh Al Islami berpendapat, puasa mengajarkan rasa amanat dan muraqabah di hadapan Allah Ta'ala, baik dengan amalan yang tampak maupun yang tersembunyi. Maka tidak ada yang mengawasi seseorang yang berpuasa agar menghindari hal-hal yang dilarang dalam berpuasa kecuali Allah Ta'ala.
4. Puasa Ramadhan melatih kedisiplinan
Puasa juga melatih kedisiplinan. Wahbah Zuhaili menjelaskan seorang yang berpuasa harus makan dan minum dalam waktu yang terbatas. bahkan, dalam berbuka pun harus disegerakan.
5. Puasa Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas sesama Muslim
Puasa Ramadhan pun menumbuhkan rasa solidaritas di antara sesama Muslim. Pada bulan ini semua umat Islam, dari timur hingga barat, diwajibkan untuk menjalankan puasa. Mereka berpuasa dan berbuka dalam waktu yang sama, dikarenakan mereka memiliki Rabb yang satu.
Seorang yang merasa lapar dan dahaga akhirnya juga bisa ikut merasakan kesengsaraan saudara-saudaranya yang kekurangan atau tertimpah bencana. Sehingga tumbuh perasaan kasih sayang terhadap umat Islam yang lain.
6. Puasa Ramadhan melatih kesabaran
Bulan Ramadhan adalah bulan di mana pada siang hari kita diperintahkan meninggalkan makanan yang asalnya halal, berlebih lagi yang haram. begitu pula disaat ada seseorang mengganggu kita. Rasulullah Saw bersabda : "Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa" (Riwayat Bukhari).
7. Puasa Ramadhan menyehatkan
Rasulullah Saw bersabda :"Berpuasalah, maka kamu akan sehat" (Riwayat Ibnu Sunni). Ada yang menyatakan bahwa hadits ini dhoif, akan tetapi ada pula yang mengatakan bahwa derajat hadits ini sampai dengan tingkat hasan (lihat, Fiqh Al Islami wa Adilatuh, hal 1619).
Tapi, makna matan hadist bisa tetap diterima, karena puasa memang menyehatkan. Al Harits bin Kaldah, tabib Arab yang pernah mengabdi kepada Rasulullah Saw juga pernah mengatakan :"Lambung adalah tempat tinggal penyakit dan sedikit makan adalah obatnya".
8. Lailatul Qadar adalah hadiah dari Allah untuk umat
Diriwayatkan oleh Imam malik Al Muwatha', dia telah mendengar dari seorang ahlul ilmi tsiqoh yang telah mengatakan :"Sesungguhnya telah diperlihatkan usia-usia umat sebelumnya kepada Rasulullah Saw, atau apa yang telah Allah Swt kehendaki dari hal itu, dan sepertinya usia umat beliau tidak mampu menyamai amalan yang telah dicapai oleh umat-umat sebelumnya, maka Allah memberi beliau Lailatul Qadar yang lebih daripada seribu bulan (Riwayat Malik).
9. Ramadhan bulan ampunan
Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan. Rasulullah Saw bersabda: "Dan siapa yang berpuasa Ramadhan dengan didasari keimanan dan pengharapan ridha Allah, diampunkan untuknya dosa yang telah lalu."(Riwayat Bukhari).
10. Siapa dilihat Allah, maka ia terbebas dari azab-Nya
Dari jabir bin Abdullah Ra Rasulullah bersabda: "Pada bulan Ramadhan umatku dianugerahi lima perkara yang tidak diberikan kepada Nabi-nabi sebelumku. Yang pertama, sesungguhnya jika Allah melihat mereka di awal malam dari bulan Ramadhan, dan barang siapa yang telah dilihat Allah maka ia tidak akan mengazabnya selamanya..."(Riwayat Baihaqi).
11. Bau mulut orang berpuasa lebih harum dari misk di hadapan Allah
Rasulullah Saw bersabda: :...Yang kedua, sesungguhnya bau mulut mereka ketika sore hari lebih harum di hadapan Allah daripada bau misk..."(Riwayat Baihaqi).
12. Di bulan Ramadhan para malaikat meminta ampunan untik umat
Rasulullah Saw bersabda: "...Adapun yang ketiga, sesungguhnya para malaikat meminta apunan untuk mereka siang dan malam..."(Riwayat Baihaqi).
13. Di bulan Ramadhan surga berbanah diri
Rasululla Saw bersabda: "...Adapun yang keempat, sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla memerintahkan surga-Nya, Ia berfirman: " Bersiap-siaplah, dan hiasilah dirimu untuk para hamba-Ku, sehingga mereka bisa segera beristirahat dari kelelahan (hidup di) dunia menuju negeri-Ku dan kemulyaan-Ku..."(Riwayat Baihaqi).
14. Rasulullah Saw bersabda; "...Adapun yang kelima, sesungguhnya jika tiba malam terakhir Ramadhan Allah memberikan ampunan kepada mereka semua. Lalu bertanyalah seseorang lelaki dari sebuah kaum: "Apakah itu lailatul qadar? Ia bersabda: "Bukan, apakah kau tidak mengetahui perihal orang-orang yang bekerja, jika mereka selesai melakukan pekerjaan maka imbalanya adalah akan dipenuhi.(Riwayat Baihaqi).
15. Pintu surga dibuka, pintu nerak ditutup, setan dibelenggu
Rasulullah Sawa bersabda: "Jika Ramadhan tiba dibukalah pintu surga dan ditutuplah pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. (Riwayat Bukhari).
Dalam syarah Shahih Muslim, Qadhi Iyadh menjelaskan bahwa hadits di atas bisa bermakna hakiki, yaitu pintu surga diibuka, pintu neraka ditutup, serta setan-setan dibelenggu sebagai tanda datangnya Ramadhan sekaligus pemuliaan terhadapnya. Tapi bisa juga bermakna majaz yang mengisyaratkan besarnya pahala dan ampunan di bulan itu, sehingga serta seperti terbelenggu.
16. Pahala syuhada bagi yang melakukan kewajiban dan menghidupkan Ramadhan
Datanglah seorang laki-laki kepada nabi Saw dan berkata, "Wahai Rasulullah, tahukah Anda jika saya telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Anda adalah utusan Allah, aku juga telah melakukan shalat lima waktu, juga telah menunaikan zakat, serta aku telah berpuasa Ramadhan dan menghidupkannya, maka termasuk golongan siapakah aku? Rasulullah Saw bersabda: "Termasuk dari orang-orang shidiq dan syuhada". (Riwayat Ibnu Hibban dalam Shahihnya).
17. Pahala amalan bulan Ramadhan berlipat ganda
Sari salman Ra, Rasulullah Saw berkhutbah di hari terakhir bula Sya'ban: "Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan agung yang penuh berkah...barang siapa mendekatkan diri di dalamnya dengan perbuatan kebajikan, maka ia seperti mengejarkan tujuh puluh kewajiban selainnya..." (Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
18. Seluruh hari dalam Ramadhan memiliki keutamaan
Rasulullah Saw bersabda: "...Dia adalah bulan yang permulaannya adalah rahmat, pertengahannya ampunan, serta paripurnanya adalah pembebasan dari api neraka..."(Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
19. Siapa yang memberi minum orang yang berpuasa, allah akan memberi minum kelak di akhirat
Rasulullah Saw bersabda: "Dan barang siapa memberi minuman orang yang berpuasa maka Allah akan memberinya dari telaga minuman yang tidak menghauskan hingga ia masuk ke dalam surga"(Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
20. Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan
Rasulullah saw bersabda: "Sebaik-baik sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan."(Riwayat Tirmidzi)
21. Doa mustajab di bulan Ramadhan
Diriwayatkan dari Abu Umamah Ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: "...Dan untuk setiap muslim di setiap hari dan petang (dalam bukan Ramadhan) doa yang mustajab (Riwayat Bazar).
Rasulullah Saw juga bersabda: "Tiga yang tidak bertolak dosanya, orang yang berpuasa hingga berbuka, imam adil, dan orang yang terdhalimi." (Riwayat Tirmidzi).
22. Pahala unrah Ramadhan sama dengan haji
Rasulullah saw bersabda kepada seorang wanita Anshar: "Jika datang Ramadhan maka lakukanlah umrah, karena sesungguhnya umrah dalam bulan itu setaraf dengan haji."(Riwayat An Nasa'i).
23. Pahala i'tikaf di bula Ramadhan sama dengan pahala 2 haji dan umrah
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Husain Ra menyatakan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "barang siapa menjalankan i'itikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadhan maka amalan itu seperti dua haji dan umrah (Riwayat Baihaqi)
24. Dalam Ramadhan terdapat malam yang istimewah (Lailatul Qadar)
Allah Swt berfirman: "Lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan".(Q.S.Al-Qadr:3). Menghidupkan Ramadhan dan melakukan amalan di dalamnya lebih baik daripada menjalankan amalan dalam seribu bulan tanpa Ramadhan. (Hidayatullah)
6 LANGKAH MENJADIKAN RAMADHAN LEBIH HIDUP

Upaya menciptakan revolusi Ramadhan di dalam keluarga sebenarnya buka sesuatu yang sulit jika kita mengerti langkah-langkah integralnya. Kebanyakan kaum Muslimin menganggap keberhasilan Ramadhan terletak di bulan Ramadhan sendiri. Padahal justru kunci rahasianya tergantung dari langkah-langkah jauh hari sebelum ia tiba dan sesudah ia berlalu.
Berikut ini langkah-langkah integral tersebut.
1. Bersiap sambut Ramadhan
Sejak bulan rajab Rasulullah SAW sudah menyambut Ramadhan dengan bermunajat kepada Allah SWT :"Allahuma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya'bana, wa balighnaa Ramadhan" (Ya Allah berilah kami berkah di Bulan Rajab dan Bulan Sya'ban ini, dan pertemukan kami dengan Bulan Ramadhan). Di awal bulan Sya'ban beliau lebih meningkatkan ibadahnya dengan memperbanyak puasa sunnah.
Keluarga-keluarga Muslim hari ini dapat meyambut kedatangan Ramadhan dengan mengumpulkan seluruh anggota keluarga dalam sebuah majelis tartib (penyambutan) atau tausiyah (penyadaran). Ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tentang kemuliaan Ramadhan, sunnah-sunnahnya, dan juga pantangannya.
Disamping itu, setiap keluarga Muslim harus membuat persiapan-persiapan yang diperlukan jauh-jauh hari. Baik persiapan ilmu dan pemahaman, ruhani, fisik, dan juga persiapan finansial.
Persiapan ilmu dan pemahaman diperlukan agar ibadah Ramadhan dapat dilaksanakan secara benar menurut petunjuk Rasulullah SAW. Persiapan ruhani diperlukan untuk meluruskan niat, membersihkan hati, membangun tekad, dan bersiap untuk menerima bimbingan serta petunjuk Allah SWT.
Persiapan fisik dengan memperbanyak puasa sunnah Sya'ban agar terbiasa dan kuat menjalani puasa Ramadhan. sedangkan persiapan finansial diperlukan untuk memenuhi kebutuhan ibadah agar tercapai kesempurnaan. misalnya, pengadaan perlengkapan ibadah, buku-buku referensi Ramadhan, membayar zakat dan sedekah. jadi, bukan untuk gaya hidup konsumtif seperti kebanyakan umat Islam.
2. Luruskan niat dan bulatkan tekad
Niat menjadi kunci utaama ditema-tidaknya amal seorang Mukmin. Ibadah hanya akan menjadi amal dunia jika niatnya hanya untuk dunia. Sedangka ibadah yang berbuah dunia dan akhirat adalah ibadah yang diniatkan secara ikhlas, mengharap keridhaan Allah SWT.
Di samping niat, diperlukan juga tekad (azam)yang kuat untuk meraih keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT dengan Ramadhan. Harus ada suatu kesadaran hati sejak awal untuk melakukan perubahan diri melalui Ramadhan. Setiap pribadi hendaknya bertekad meraih prestasi tetinggi dihadapan Allah SWT.
Ada baiknya setiap anggota keluarga membuat target pribadi dalam setiap Ramadhan agar terdorong kuat untuk mencapainya. Contoh, target dalam bulan Ramadhan ini:"saya akan melaksanakan Qiyamullail (sholat malam) setiap hari tanpa putus...Saya akan selalu shalat fardhu berjama'ah...Saya akan menghatamkan Al-Qur'an...Saya akan memulai menggunakan busana yang Islami."
3. Susu program kegiatan keluarga selama Ramadhan
Para orang tua sebaiknya membimbing putra-putrinya untuk menyusun agenda pribadi mereka. dalam program pribadi ini tidak harus sama. karena masing-masing orang memiliki kepentingaan, kesempatan, serta kemampuan yang berbeda-beda. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama seluruh anggota keluarga adalah: tadarus Al-qur'an, shalat tarawih, berbuka bersama, i'tikaf di masjid, membagi zakat, shalat Idul Fitri dan sebagainya.
4. Ciptakan hari-hari yang menyenangkan selama Ramadhan
Pada sebagian orang, berpuasa Ramadhan terrasa sebagai pekerjaan yang berat, terutama bagi anak-anak. Mereka dituntut menahan lapar dan dahaga di siang hari, memperbanyak ibadah, dan shalat malam. Belum lagi kewajiban membayar zakat dan bersedekah.
Untuk memberi dorongan serta motivasi bagi jiwa manusia agar melakukan kebajikan, Allah SWT seringkali memberikan gambaran tentang surga dengan segala kemikmatannya. Maka, untuk menciptakan rasa bahagia dengan kehadiran Ramadhan, para orang tua pun harus berupaya menciptakan suasana yang berbeda dengan hari-hari biasanya.
setiap kita tentu merasa senang dengan rumah yang bersih. hiasan dan pemandangan yang indah, taman dan udara yang segar, bau yang wangi, makanan yang lezat, dan sebagainya. Jadikanlah rumah kita bak syurga selama Ramadhan, maka keluarga kita akan merasa bahagia dan bergairah menyambut Ramadhan dengan segala perjuangannya.
5. Hidupkan sunnah-sunahnya
Tidak cukup hanya dengan melaksanakan amalan yang fardhu (wajib) saja, jika ingin memperoleh prestasi yang terbaik dalam Ramadhan. Untuk meraih kesempurnaan ibadah Ramadhan, penting bagi setiap keluarga Muslim untuk berusaha menghidupkan semua sunnah-sunnah Ramadhan, seperti memperbanyak membaca Al-Qur'an, zikrullah, beristighfar, shalat malam, bersedekah, dan sebagainya. Di sini perang orang tua sangat penting dalam membimbing dan memberi teladan bagi seluruh anggota keluarganya.
6. Tinggalkan pantangannya
Bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat efektif bagi keluarga Muslim untuk meninggalkan ucapan dan perilaku yang kurang baik, dan mengantinya dengan kebiasaan ucapan seta tindakan yang dicintai Allah dan Rasul-Nya.
Dengan alasan puasa, orang tua dapat mencegah anak-anak untuk bertengkar, berkata kotor, berbohong, ghibah, berdusta, dan sebagainya. Dan, pada akhirnya diharapkan kebiasaan tersebut akan terus berlanjut setelah usai Ramadhan. Wallahu A'lam bish Shawab
Langganan:
Postingan (Atom)