Menurut pandangan tradisional, belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan. Di sini yang dipentingkan pendidikan intelektual. Kepada anak-anak diberikan bermavam-macam pembelajaran untuk menambah pengetahuan yang dimilikinya, terutama dengan cara menghafal.
Ahli pendidikan modreren merumuskan perbuatan belajar sebagai berikut:" Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan. Tingkah laku yang baru itu misalnya dari tidak tahu menjadi tahu, timbulnya pengertian baru, serta timbul dan berkembangnya sifat-sifat sosial, susila, dan emosional
Di lain pihak, Ernest R. Hilgard dalam bukunya " Theories of learning" memberikan definisi belajar sebagai berikut : "Learning is the process by which an activity originates or is changed through training procedures (whether in the laboratory or in the natural environment) as distingnguished from changes by factors not attribut adle to training".
Dalam definisi ini dikatakan bahwa seseorang yang belajar kelakuannya akan berubah dari pada sebelum iyu. Jadi, belajar tidak hanya mengenai bidang intelektual, akan tetapi mengenai seluruh pribadi anak. Perubahan kelakuan karena mabuk bukanlah hasil belajar.
Selanjutnya dalam kamus paedagogik dikatakan bahwa belajar adalah berusaha memiliki pengetahuan atau kecakapan. seseorang telah mempelajari sesuatu terbukti dengan perbuatannya. Ia baru dapat melakukan sesuatu hanya dari proses belajar sebelumnya, tetapi harus diingat juga bahwa belajar mempunyai hubungan yang erat dengan masa peka, yaitu suatu masa dimana sesuatu fungsi maju dengan pesat untuk dikembangkan.
Dari beberapa definisi di atas dapatlah diambil kesimpulan bahwa:"Belajar adalah proses perubahan di dalam diri manusia. Apabila setelah belajar tidak terjadi perubahan dalam diri manusia, maka tidaklah dapat dikatakan bahwa padanya telah berlangsung proses belajar".
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 29 Juli 2010
HAKIKAT PEMBELAJARAN
1. Pendidikan menitikberatkan pada pembentukan dan pengemabangan kepribadian. Latihan menitikberatkan pada pembentukan keterampilan, sedangkan pengajaran merupakan proses pengajaran yang terarah padsa tujuan yang direncanakan. Teknologi pendidikan menitikberatkan pada aplikasi kreatif ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan.
2. Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun, meliputi unsur-unsur manusiawi, materiel. fasilitas, perlengkapan,dan proses yang saling mempengaruhi untuk mencapai pembelajaran.
3. Berdasarkan teori belajar, ada 5 pengertian pengajaran, yaitu :
a. Pengajaran ialah upaya menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik/ siswa disekolah,
b. Pengajaran adalah mewariskan kebudayaan kepada generasi muda melalui lembaga pendidikan sekolah,
c. Pembelajaran adalah upaya mengorganisasi lingkungan untuk menciptakan kondisi belajar bagi peserta didik,
d. Pembelajaran adalah upaya mempersiapkan peserta didik untuk menjadi warga masyarakat yang baik, dan
e. Pembelajaran adalah suatu proses membantu siswa menghadapi kehidupan masyarakat sehari-hari.
4. Suatu sistem pembelajaran memiliki tiga ciri utama, yaitu memiliki rencana khusus, kesalingtergantungan antara unsur-unsurnya, dan tujuan yang hendak dicapainya.
5. Unsur minimal dalam pembelajaran adalah siswa, tujuan, dan prosedur, sedangkan fungsi guru dapat dialihkan kepada media pengganti. Unsur dinamis pembelajaran pada diri guru terdiri dari motivasi membelajarkan siswa dan kondisi guru siap membelajarkan siswa. Unsur pembelajaran konkruen dengan unsur belajar yang meliputi motivasi belajar, sumber bahan belajar, alat bantu belajar, suasana belajar, dan subjek yang belajar.
2. Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun, meliputi unsur-unsur manusiawi, materiel. fasilitas, perlengkapan,dan proses yang saling mempengaruhi untuk mencapai pembelajaran.
3. Berdasarkan teori belajar, ada 5 pengertian pengajaran, yaitu :
a. Pengajaran ialah upaya menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik/ siswa disekolah,
b. Pengajaran adalah mewariskan kebudayaan kepada generasi muda melalui lembaga pendidikan sekolah,
c. Pembelajaran adalah upaya mengorganisasi lingkungan untuk menciptakan kondisi belajar bagi peserta didik,
d. Pembelajaran adalah upaya mempersiapkan peserta didik untuk menjadi warga masyarakat yang baik, dan
e. Pembelajaran adalah suatu proses membantu siswa menghadapi kehidupan masyarakat sehari-hari.
4. Suatu sistem pembelajaran memiliki tiga ciri utama, yaitu memiliki rencana khusus, kesalingtergantungan antara unsur-unsurnya, dan tujuan yang hendak dicapainya.
5. Unsur minimal dalam pembelajaran adalah siswa, tujuan, dan prosedur, sedangkan fungsi guru dapat dialihkan kepada media pengganti. Unsur dinamis pembelajaran pada diri guru terdiri dari motivasi membelajarkan siswa dan kondisi guru siap membelajarkan siswa. Unsur pembelajaran konkruen dengan unsur belajar yang meliputi motivasi belajar, sumber bahan belajar, alat bantu belajar, suasana belajar, dan subjek yang belajar.
Minggu, 25 Juli 2010
KIAT MENINGKATKAN INGATAN DALAM BELAJAR
l. Buatlah komitmen yang realistis dalam belajar; ciptakan jadwal untuk diri Anda dan ikuti jadwal tersebut hingga menjadi sebuah kebiasaan.
2. Bagi waktu pembelajaran menjadi unit-unit waktu belajar pendek yang diikuti dengan waktu pengendapan di setiap akhor sesi pembelajaran; hindari mempelajari semua materi dalam satu malam (SKS = Sistem kebut semalam). Anda akan lebih banyak belajar dalam tempo 15 menit yang penuh konsentrasi daripada sesi satu jam yang penuh gangguan.
3. Kemampuan mengingat kembali paling tinggi di awal dan akhir sesi pembelajaran, maka berikan perhatian lebih pada pertengahan kuliah buku teks, pertengahan bab, atau paragtaf. Kebanyakan buku teks ditulis dengan prinsip ini.
4. Pastikan Anda tidak lapar saat belajar; namun hindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi sebelum belajar. Makanan sebelum belajar yang ideal adalah makanan tinggi protein dengan kalori sedang.
5. Karena belajar akan lebih mudah apabila Anda telaks, sebelum mulai belajar sempatkan untuk meregangkan otot, berjalan-jalan atau bermeditasi-apa pun teknik relaks yang paling cocok bagi Anda.
6. Belajar di ruang yang nyaman dengan pencahayaan alami (jika mungkin).
7. Jika Anda mempelajari hal baru, lakukan survei tentang topik yang akan Anda pelajari terlebih dahulu. Jadi, Anda bisa melihat bagaimana tiap bagian membentuk sebuah kesatuan. Jika tugas menuntut Anda membaca buku teks, kaji pendahuluannya, daftar isi, pendahuluan bab, dan ringkasannya terlebih dahulu.
8. Pembelajaran aktif membantu Anda mempertahankan konsentrasi, maka buatlah catatan, uji diri sendiri, bertanya, buat teka-teki silang, buat kelompok belajar, dan tandai poin-poin penting. Tulis kerangka sederhana dengan kata-kata Anda sendiri atau buatlah peta pikiran tentang hal-hal yang penting. Belajar melalui observasi pasif akan lebih lambat dan tidak menarik.
9. Untuk memperkuat ingatan Anda tentang materi pelajaran, tanyakan pada diri sendiri bagaimana materi tersebut baru berkaitan dengan materi pembelajaran terdahulu; cari hubungan dengan informasi yang telah Anda kuasai sebelumnya.
10. Jika Anda membuat catatan pelajaran, tulis catatan tersebut dengan kata-kata Anda sendiri; dengan cara ini, Anda menentukan sendiri keberhasilan Anda memahami konsep tersebut.
11. Pelankan ritme apabila Anda menemuka materi yang sulit; jangan menyerah. Sebaliknya, Anda harus membacanya kembali, melanjutkan belajar, dan kemabli lagi beberapa saat setelahnya untuk melihat apakah Anda lebih bisa memahaminya.
12. Ulangi konsep-konsep utama setiap 10 menit sekali; kemudian setelah 1 hari, dan setelah 1 minggu. Proses pengkajian ini sangat penting untuk mengodekan informasi dalam ingatan jangka panjang. Untuk mengulangi bacaan, bacalah kembali kalimat pertama dan terakhir di tiap bagian, daftar isi, ringkasan, dan sebagainya. Apabila Anda menemui kata-kata kunci, ujilah apakah Anda dapat merekonstruksi dari ingatan, apa yang telah Anda pelajari tentang kata-kata tersebut.
Semoga Anda Sukse
2. Bagi waktu pembelajaran menjadi unit-unit waktu belajar pendek yang diikuti dengan waktu pengendapan di setiap akhor sesi pembelajaran; hindari mempelajari semua materi dalam satu malam (SKS = Sistem kebut semalam). Anda akan lebih banyak belajar dalam tempo 15 menit yang penuh konsentrasi daripada sesi satu jam yang penuh gangguan.
3. Kemampuan mengingat kembali paling tinggi di awal dan akhir sesi pembelajaran, maka berikan perhatian lebih pada pertengahan kuliah buku teks, pertengahan bab, atau paragtaf. Kebanyakan buku teks ditulis dengan prinsip ini.
4. Pastikan Anda tidak lapar saat belajar; namun hindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi sebelum belajar. Makanan sebelum belajar yang ideal adalah makanan tinggi protein dengan kalori sedang.
5. Karena belajar akan lebih mudah apabila Anda telaks, sebelum mulai belajar sempatkan untuk meregangkan otot, berjalan-jalan atau bermeditasi-apa pun teknik relaks yang paling cocok bagi Anda.
6. Belajar di ruang yang nyaman dengan pencahayaan alami (jika mungkin).
7. Jika Anda mempelajari hal baru, lakukan survei tentang topik yang akan Anda pelajari terlebih dahulu. Jadi, Anda bisa melihat bagaimana tiap bagian membentuk sebuah kesatuan. Jika tugas menuntut Anda membaca buku teks, kaji pendahuluannya, daftar isi, pendahuluan bab, dan ringkasannya terlebih dahulu.
8. Pembelajaran aktif membantu Anda mempertahankan konsentrasi, maka buatlah catatan, uji diri sendiri, bertanya, buat teka-teki silang, buat kelompok belajar, dan tandai poin-poin penting. Tulis kerangka sederhana dengan kata-kata Anda sendiri atau buatlah peta pikiran tentang hal-hal yang penting. Belajar melalui observasi pasif akan lebih lambat dan tidak menarik.
9. Untuk memperkuat ingatan Anda tentang materi pelajaran, tanyakan pada diri sendiri bagaimana materi tersebut baru berkaitan dengan materi pembelajaran terdahulu; cari hubungan dengan informasi yang telah Anda kuasai sebelumnya.
10. Jika Anda membuat catatan pelajaran, tulis catatan tersebut dengan kata-kata Anda sendiri; dengan cara ini, Anda menentukan sendiri keberhasilan Anda memahami konsep tersebut.
11. Pelankan ritme apabila Anda menemuka materi yang sulit; jangan menyerah. Sebaliknya, Anda harus membacanya kembali, melanjutkan belajar, dan kemabli lagi beberapa saat setelahnya untuk melihat apakah Anda lebih bisa memahaminya.
12. Ulangi konsep-konsep utama setiap 10 menit sekali; kemudian setelah 1 hari, dan setelah 1 minggu. Proses pengkajian ini sangat penting untuk mengodekan informasi dalam ingatan jangka panjang. Untuk mengulangi bacaan, bacalah kembali kalimat pertama dan terakhir di tiap bagian, daftar isi, ringkasan, dan sebagainya. Apabila Anda menemui kata-kata kunci, ujilah apakah Anda dapat merekonstruksi dari ingatan, apa yang telah Anda pelajari tentang kata-kata tersebut.
Semoga Anda Sukse
Rabu, 16 Juni 2010
FUNGSI DAN TUGAS PENGELOLA SEKOLAH
1. KEPALA SEKOLAH
Kepala sekolah berfungsi dan bertugas sebagai Edukator,Manajer, Administrator, dan Supervisor, Pimpinan/Leader Inovator, Motivator.
A. Kepala sekolah Selaku Edukator
Kepala Sekolah sebagai Edukator bertugas melaksnakan proses belajar secara efektif dan efisien (lihat tugas guru).
B. Kepala Sekolah Selaku Manajer
Mempunyai tugas:
1. Menyususn perencanaan.
2. Mengorganisasi kegiatan.
3. Mengkoordinasi kegiatan.
4. Melaksanakan pengawasan.
5. Melakukan Evaluasi terhadap kegiatan.
6. Mengarahkan kegiatan.
7. Menentukan kebijaksanaan.
8. Mengadakan rapat.
9. Mengambil kepeutusan.
10. Mengatur proses belajar mengajar.
11. Mengatur administrasi, ketatausahaan, siswa, ketenagaan, sarana, prasarana dan keuangan (RAPBS).
12. Mengatur organisasi siswa intra sekolah (OSIS).
13. Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait.
C. Kepala Sekolah Selaku Administrator
Bertugas Menyelenggarakan Administrasi:
1. Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Pengkoordinasian
5. Pegawasan
6. Kurikulum
7. Kesiswaan
8. Ketatausahaan
9. Ketenagaan
10 Kantor
11. Keuangan
12. Perpustakaan
13. Laboratoriun
14. Ruang keterampilan/Kesenian
15. Bimbingan konseling
16. UKS
17. OSIS
18. Serba guna
19. Media
20. Gudang
21. 7 K
D. Kepala Sekolah Selaku Supervisor
Bertugas Menyelenggarakan Supervisi mengenai :
1. Proses Belajar Mengajar (PBM)
2. Kegiatan bimbingan dan konseling
3. Kegiatan Ekstrakurikuler
4. Kegiatan ketatausahaan
5. Kegiatan kerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait
6. Sarana dan prasarana
7. Kegiatan osis
8. Kegiatan 7 K
E. Kepala Sekolah Selaku Pemimpin /Leader
1. Dalam rapat dipercaya jujur dan bertanggung jawab
2. Memehami kondisi Guru
3. Memiliki Visi dan Memahami Misi Sekolah
4. Mengambil keputusan urusan interen dan eksteren sekolah
5. Membuat mencari dan memilih gagasan baruF. Kepala Sekolah Sebagai Inovator
6. Melakukan pembaharuan dibidang: KBM, BK, Eksrakurikuler, Pengadaan.
7. Melaksanakan pembinaan guru dan karyawan
8. Melakukan pembaharuan dalam menggali sumberdaya di KOMITE SEKOLAH dan Masyarakat
G. Kepala Sekolah Sebagai Motivator
1. Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk bekerja
2. Mengatur kantor yang konduktif untuk KBM/BK
3. Mengatur ruang laboratorium yang konduktif untuk praktik
4. Mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk Belajar
5. Mengatur halaman/lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur
6. Menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis sesama Guru dan Karyawan
7. Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar Sekolah dan lingkungan
8. Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Sekolah dapat mendelegasikan kepada wakil kepala sekolah.
2. WAKIL KEPALA SEKOLAH
Wakil kepala sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
A. Menyususn perencanaan, membuat program kegiatan dan pelaksaan program
B. Pengorganisasian
C. Pengarahan
D. Ketenagaan
E. Pengoordinasian
F. Pengawasan
G. Penilaian
H. Indentifikasi dan pengumpulan data
I. Penyusunan laporan
Wakil kepala sekolah bertugas membantu kepala sekolah dalam urusan-urusan sebagai berikut :
a. KURIKULUM
1. Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan
2. Menyusun pembagian tugas dan jadwal mengajar
3. Mengatur penyusunan program pengajaran (program semester), program satuan pelajaran,
dan persiapan mengajar dan penyesuaian kurikulum
4. Mengatur pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler
5. Mengatur pelaksanaan program penilaian, kriteria kenaikan kelas, kriteria kelulusan, dan laporan kemajuan belajar
6. Mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengajaran
7. Mengatur pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar
8. Mengatur pengembangan MGMPP dan koordinator mata pelajaran
9. Mengatur mutasi siswa
10. Melakukan supervisi administrasi dan akademis
11. Menyususn laporan
b. KESISWAAN
1. Mengatur program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling
2. Mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kesehatan, dan kerindangan)
3. Mengatur dan membina program kegiatan OSIS meliputi : Kepramukaan, palang merah meraja (PMR), kelompok ilmiah remaja (KIR), usaha kesehatan sekolah (UKS), patroli keamanan sekolah (PKS), paskibra
4. Mengatur program pesantren kilat
5. Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladan sekolah
6. Menyelenggarakan cerdas cermat, olah raga prestasi
6. Menyeleksi calon untuk diusulkan mendapat beasiswa
c. SARANA PRASARANA
1. Merencanakan kebutuhan prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar
2. Merencakan program pengadaannya
3. Mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana
4. Mengelola perawatan, perbaikan dan pengisian
5. Mengatur pembukuannya
6. Menyusun laporan
d. HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT
1. Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan KOMITE SEKOLAH dan peran KOMITE SEKOLAH
2. Menyelenggarakan bakti sosial, karya wisata (gebyar pendidikan)
3. Menyususn laporan
3. GURU
Guru bertanggung jawab kepada kepala sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien.
Tugas dan tanggung jawab Guru meliputi :
A. Membuat perangkat pengajaran :
* AMP
* Program tahunan/Semester
* Program satuan pelajaran
* Program rencana pengajaran
* Program mingguan guru
* LKS
B. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
C. Melaksanakan kegiatan penilaian program belajar, ulangan harian, ulangan umum, ujian akhir
D. Melaksanakan analsisi hasil ulangan harian
E. Menyususn dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
F. Mengisi daftar nilai siswa
G. Melaksanakan kegiatan bimbingan (pengibasan-pengetahuan) kepada guru lain dalam proses belajar mengajar
H. Menbuat alat pelajaran/ alat peraga
I. Menumbuh kebangkan sikap menghargai karya seni
J. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
K. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
L. Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya
M.Menbuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
N. Mengisis dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pelajaran
O. Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
P. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan kelas.
4. WALI KELAS
Wali kelas membantu kepala sekolah dalam kegiata-kegiatan sebagai berikut :
A. Pengelolaan kelas
B. Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi :
* Denah tempat duduk siswa
* Papan absensi siswa
* Daftar pelajaran kelas
* Daftar piket kelas
* Buku absensi siswa
* Buku pembelajaran/ buku kelas
* Tata tertib siswa
C. Penyususnan pembuatan statistik bulanan siswa
D. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (legger)
E. Pembuatan catatan khusus tentang siswa
F. Pencatatan mutasi siwa
G. Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar
H. Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar
5. GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Bimbingan dan konseling membantu kepala sekolah dalam kegiata-kegiatan sebagai berikut :
1. Penyusun program dan pelaksanaan bimbingan konseling
2. Kooardinasi dengan wali kel;as dalam rangka mengatasi masalah yang dihadapi siswa tentangkesulitan belajar
3. Memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar
4. Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai
5. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
6. Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling
7. Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi hasil belajar
8. Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling
9. Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan konseling
6. PUSTAKAWAN SEKOLAH
Pustakawan sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1.Perencanaan pengadaan buku-buku/bahan pustaka/ media elektronika
2. Pengurusan pelayanan perpustakaan
3. Perencanaan pengembangan perpustakaan
4. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/ bahan pustaka media elektronika
5. Inventarisasi dan mengadministrasian buku-buku dan bahan pustaka/ media elektronika
6. Melakukan layanan bagi siswa, guru dan tanaga kependidikan lainnya, serta masyarakat
7. Menyimpang buku-buku perpustakaan/ media elektronika
8. Menyusun tata tertib perpustakaan
9. Menyusun laopran kegiatan perpustakaan secara berkala
7. LABORAN
Pengelola laboratorium membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut :
1. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium
2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratum
3. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
4. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium
5. Inventarisasi dan pengadminstrasian peminjam alat-alat laboratorium
6. Menyususn laporan pelaksanaan kegiatan laboratoriun
8. KEPALA TATA USAHA
Kepala tata usaha mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Penyusun program kerja tata usaha sekolah
2. Pengelolaan keuangan sekolah
3. Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa
4. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha sekolah
5. Penyususnan administrasi perlengkapan sekolah
6. Penyusun dan penyajian data/statistik sekolah
7. Mengkoordinasi dan melaksanakan 7 K
8. Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurus ketatausahaan secara berkala
9. TEKNISI MEDIA
Teknisis media membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegaiatan sebagai berikut :
1. Merencanakan pengadaan alat-alat media
2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan media
3. Menyusun program kegiatan teknisi media
4. Mengatur penyimpanan, pemiliharaan dan perbaikan alat-alat media
5. Inventarisasi dan pengadministrasian alat-alat media
6. Menyusun laporan pemanfaatan alat-alat media
10. LAYANAN TEKNIS DIBIDANG PERAMANAN/KEBUN (TUKANG KEBUN)
1. Mengusulkan keperluan alat perkebunan
2. Merencanakan distribusi, jenis dan pemilah tanaman
3. Memotong rumput
4. Menyiangi rumput liar
5. Memelihara dan memangkas tanaman
6. Memupuk tanaman
7. Memberantas hama penyakit tanaman
8. Menjaga kebersihan dan keindahan taman serta kerindangan
9. Merawat tanaman dan infrastrukturnya
10. Merawat dan memperbaiki peralatan kebun
11. Menbuang sampah kebun dan lingkungan sekolah ke tempat sampah
11. LAYANAN TEKNIS DIBIDANG KEAMANAN(PENJAGA/SATPAM)
1. Mengisi buku catatan kejadian
2. Mengantar/memberi petunjuk tamu sekolah
3. Mengamankan pelaksanaan upacara, PBM, Ebta/eptanas dan rapat
4. Menjaga kebersihan pos jaga
5. Menjaga ketenangan dan keamanan siang dan malam
6. Merawat perawatan jaga malam
7. Melaoprkan kejadian secepatnya (bila ada).
Senin, 31 Mei 2010
SILABUS, RPP SMA X
DESAIN UMUM PEMBELAJARAN SISTEM PANET
selengkapnya download di sini sini sini dan di sini
selengkapnya download di sini sini sini dan di sini
SEKOLAH UNGGUL
ARTI SEKOLAH UNGGUL
Sekolah unggul adalah sekolah yang memiliki keunggulan dalam input, proses dan output pendidikannya. Keunggulan output yang dimaksud meliputi kualitas dasar (daya pikir, daya kalbu, dan daya pisik) dan penguasaan ilmu pengetahuan, baik yang lunak (ekonomi, politik, sosiologi, dsb.) maupun yang keras (matematika, fisika, kimia, biologi, astronomi) termasuk penerapannya yaitu teknologi (konstruksi, manufaktur, komunikasi, trans-portasi, energi, bio, dan bahan).
selengkapnya download sini
Sekolah unggul adalah sekolah yang memiliki keunggulan dalam input, proses dan output pendidikannya. Keunggulan output yang dimaksud meliputi kualitas dasar (daya pikir, daya kalbu, dan daya pisik) dan penguasaan ilmu pengetahuan, baik yang lunak (ekonomi, politik, sosiologi, dsb.) maupun yang keras (matematika, fisika, kimia, biologi, astronomi) termasuk penerapannya yaitu teknologi (konstruksi, manufaktur, komunikasi, trans-portasi, energi, bio, dan bahan).
selengkapnya download sini
Rabu, 26 Mei 2010
40 CARA UNTUK MENJADI GURU YANG HEBAT
Tiga sikap profesianal yang harus di miliki oleh guru adalah 1. Guru sebagai pengajar, 2. Guru sebagai pendidik, dan 3. Guru sebagai tauladan. Dari tiga profesional ini, maka kita perlu mengetahui bagaimana menjadi guru yang hebat selengkapnya download di sini
PERANAN ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM PENDIDIKAN SEKS PADA REMAJA
Karya tulis ilmiah ini pernah dilombakan pada LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT SMA/MA SE-NTB TAHUN 2008 dan Alhamdulillah mendapat JUARA I. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi Anda.
Selengkapnya download di sini dan di sini
Selengkapnya download di sini dan di sini
Langganan:
Postingan (Atom)