Minggu, 23 Mei 2010

METEOR


Pada beberapa malam dalam bulan desember 1988 terjadi hujan meteor yang dikenal dengan nama Geminid shower. Pada malam itu orang awan dapat menyaksikan banyak meteor beterbangan di langit. Macam-macam orang menamakan meteor itu, yaitu tahi bintang, bintang jatuh, bintang pindah, bahkan ada yang menyebutnya hantu.


Di ruang angkasa banyak benda-benda padat yang beterbangan tak beraturan. Benda itu mungkin pecahan asteroid, mungkin materi ekor komet yang tercecer, mungkin juga pecahan benda langit lain. Benda-benda itu dinamakan meteoroid. Dalam perjalanannya di ruang angkasa luar, benda itu pada suatu waktu mendekati bumi.
Karena gravitasi bumi, jatuhlah benda itu ke arah bumi. Ketika menembus atmosfer, benda pada itu terbakar. Timbullah nyala yang tampak dari bumi sebagai bintang pindah, itulah yang disebut meteor. Jarang sekali meteor jatuh ke permukaan bumi. Kebanyakan habis terbakar sebelum menyentuh bumi. Meteor yang jatuh sampai ke bumi dinamakan meteorit, biasanya merupakan gumpalan yang kecil. Namun, ada juga yang beratnya sampai 34 ton seperti meteorit Anhighito yang ditemukan di Greenland. Sebuah meteor yang sangat besar jatuh di Arizona USA dan bekas jatuhnya dikenal sebagai Kawah Barringer (Barringer Crater) sebuah kawah meteor yang garis tengahnya sekitar 1,4 km dan dalamnya sekitar 190 meter. Mungkin meteorr yang membentuknya seberat 50.000 ton.
Jika anda datang ke Museum Geologi di Bandung, Anda akan dapat menyaksikan beberapa meteorit.
Pada umunya, meteorit dapat dibedakan atas dua macam, yaitu meteorit besi dan meteorit batu. Yang pertama terdiri atas 90% zat besi dan sisanya nikel, sedangkan meteorit batu sebagian besar dilikon (Si) dan hanya 10% saja besi dan nikelnya.
”Shower” yang dibicarakan pada awal uraian ini terjadi pada waktu-waktu tertentu. Pada masa ada shower itu, kita dapat mengamatinya lepas tengah malam. Dalam satu jam saja, kita dapat menyaksikan banyak meteor radial. Nama shower itu sesuai dengan pusat penyebaran meteor. Karena seakan-akan bersumber dari rasi Gemini, shower pada bulan Desember 1988 diberi nama Geminid shower. Meteor –meteor yang tampak itu kebanyakkan berwarna putih atau kuning. Akan tetapi , ada juga yang merah, biru, hijau dan jingga. Geminid shower dapat disaksikan setiap bulan desember.
Shower yang lain di antaranya Aquarid, sekitar rasi Aquarius pada tanggal 5 Mei dan 27 Juli, Orionid sekitar rasi Orion (bintang Waluku) pada tanggal 21 Oktober, Taurid sekitar tanggal 8 November dan Leonid sekitar rasi Leo pada tanggal 17 Novenber. Jika berminat, silakan Anda mengamatinya lepas tengah malam pada tanggal-tanggal tersebut serta beberapa malam sebelum dan sesudahnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Afifatul Qona'ah

Afifatul Qona'ah

Mesin Penghasil Uang