Senin, 19 Juli 2010

TUJUAN DAN MANFAAT PELAYANAN PRIMA

Tujuan pelayanan prima adalah memberikan pelayanan yang dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan atau masyarakat serta memberikan fokus pelayanan kepada pelanggan. Pelayanan prima pada sektor publik didasarkan pada aksioma bahwa "pelayanan adalah pemberdayaan". Kalau pada sektor bisnis atau swasta tentunya pelayanan selalu bertujuan atau berorientasi profite atau keuntungan perusahaan. Pelayanan prima sektor publik tidaklah mencari untung, tetapi memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara sangat baik atau terbaik.

Dalam hal memberdayakan masyarakat ini, pelayanan yang diberikan tidaklah bertujuan selain mencari untung, juga menjadikan masyarakat justeru terbebani atau terperdayakan dengan pelayanan dari pemerintahan yang diterimanya. Contoh : Sejak diberlakukannya UU. No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan daerah, ternyata dari sisi ekomoni memunculkan hight cost economy (ekonomi dengan biaya tinggi). Hal ini terjadi karena banyak daerah (Kabupaten, Kota atau Propinsi) yang berpacu mengejar PAD (pendapatan asli daerah) dengan dalil demi biaya pembangunan. Padahal di sisi lain dengan munculnya ekonomi biaya tinggi, justeru akan mematikan potensi ekonomi masyarakat, menjauhkan minat investor yang akan menanamkan modal di daerah, dan lebih parah adalah munculnya sikap tidak percaya dari masyarakat kepada pemerintah.

Untuk pelayanan prima sektor publik yang dilakukan oleh pemerintah selain memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakatnya, sudah barang tentu adalah untuk memberdayakan bukan memperdayakan, serta membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintahannya.

Salah satu yang memperpuruk krisis sampai saat ini adalah buruknya kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah terutama di sektor pelayanan publik. Sehingga munculnya sikap, anggapan dan penilaian terhadap pemerintah.Misalnya kesan bahwa birokrasi adalah prosedur yang berbelit-belit dan mempersulit urusan. Adanya Nepotisme, Kolusi dan Korupsi dalam pelayanan sektor publik. Bahkan dalam pelayanan publik muncul jargon "kalau masih bisa dipersulit, kenapa dipermudah?" atau kalau kita berurusan dengan pelayanan pemerintah, mungkin akan ada penawaran dari aparatur pelayannya, "mau lewat jalan tol atau biasa?".

Jadi dengan demikian perbaikan pelayanan sektor publik jelas merupakan kebutuhan yang mendesak, bahwa dalam rangka reformasi administrasi negara, perbaikan pelayanan kepada publik merupakan kunci keberhasilannya. Pelayanan prima bertujuan memberdayakan masyarakat, bukan memperdayakan, sehingga akan menumbuhkan kepercayaan publik atau masyarakat kepada pemerintahannya. Adapun kepercayaan adalah awal atau modal kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam program-program pembangunan.

Adapun pelayanan prima akan bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat sebagai pelanggan dan sebagai acuan untuk pengembangan penyusunan standar pelayanan. Baik pelayanan, akan memiliki acuan mengenai mengapa, kapan, dengan siapa, dimana dan bagaimana pelayanan mesti dilakukan.

Tapi pada kenyataan sekarang masih banyak lembaga pemertintah yang belum memenuhi kriteria dari pelayanan prima yang merupakan program perbaikan pelayanan yang di kobar-kobarkan oleh pemerintah pusat, contohnya di daerah saya sekarang, sangat jauh sekali dari yang diharapkan, mereka bukan memberdayakan pelanggannya melainkan memperdayakan dengan berbagai administrasi yang berbelit-belit dan juga dengan berbagai pungutan yang bermacam-macam (seharusnya walaupun pungutan selangit ya...dibarengilah dengan pelayan yang OK). Seharusnya mereka mempunyai acuan atau pedoman yang berkaitan dengan pungutan atau biaya administrasi yang harusnya dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

Saya berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan pelayanan prima yang bisa membuat masyarakatnya tersenyum puas dengan pelayanan yang di berikan pemerintahnya. Mulailah menjadi pemerintah yang melayani masyarakat bukan menjadi pemerintah yang ingin dilayani oleh masyarakatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Afifatul Qona'ah

Afifatul Qona'ah

Mesin Penghasil Uang