Selasa, 15 Juni 2010

24 KEAJAIBAN RAMADHAN

1. Ramadhan jalan menuju takwa
Allah SWT berfirman "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian puasa sebagaimana diwajibkan atas kaum sebelum kalian, agar kalian bertakwa."(QS.Al-Baqarah:183).
2. Ramadhan bulan mujahadah
Para ulama salaf adalah suri tauladan bagi umat. Mujahadah mereka dalam mengisih bulan Ramadhan amat perlu dicontoh. Imam Asyafi'i, misalnya, dalam bulan Ramadhan menghatamkan Al-Qur'an sebanyak dua kali dalam semalam. Ini dikerjakan di dalam sholat. Dengan demikian beliau menghatamkan Al-Qur'an 60 kali sepanjang Ramadhan.

Imam Abu Hanifah juga menghatamkan Al-Qur'an dua kali dalam sehari selama Ramadhan.
3. Puasa Ramadhan menumbuhkan sifat amanah
Wahbah Zuhaili dalam bukunya Al Fiqh Al Islami berpendapat, puasa mengajarkan rasa amanat dan muraqabah di hadapan Allah Ta'ala, baik dengan amalan yang tampak maupun yang tersembunyi. Maka tidak ada yang mengawasi seseorang yang berpuasa agar menghindari hal-hal yang dilarang dalam berpuasa kecuali Allah Ta'ala.
4. Puasa Ramadhan melatih kedisiplinan
Puasa juga melatih kedisiplinan. Wahbah Zuhaili menjelaskan seorang yang berpuasa harus makan dan minum dalam waktu yang terbatas. bahkan, dalam berbuka pun harus disegerakan.
5. Puasa Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas sesama Muslim
Puasa Ramadhan pun menumbuhkan rasa solidaritas di antara sesama Muslim. Pada bulan ini semua umat Islam, dari timur hingga barat, diwajibkan untuk menjalankan puasa. Mereka berpuasa dan berbuka dalam waktu yang sama, dikarenakan mereka memiliki Rabb yang satu.
Seorang yang merasa lapar dan dahaga akhirnya juga bisa ikut merasakan kesengsaraan saudara-saudaranya yang kekurangan atau tertimpah bencana. Sehingga tumbuh perasaan kasih sayang terhadap umat Islam yang lain.
6. Puasa Ramadhan melatih kesabaran
Bulan Ramadhan adalah bulan di mana pada siang hari kita diperintahkan meninggalkan makanan yang asalnya halal, berlebih lagi yang haram. begitu pula disaat ada seseorang mengganggu kita. Rasulullah Saw bersabda : "Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa" (Riwayat Bukhari).
7. Puasa Ramadhan menyehatkan
Rasulullah Saw bersabda :"Berpuasalah, maka kamu akan sehat" (Riwayat Ibnu Sunni). Ada yang menyatakan bahwa hadits ini dhoif, akan tetapi ada pula yang mengatakan bahwa derajat hadits ini sampai dengan tingkat hasan (lihat, Fiqh Al Islami wa Adilatuh, hal 1619).
Tapi, makna matan hadist bisa tetap diterima, karena puasa memang menyehatkan. Al Harits bin Kaldah, tabib Arab yang pernah mengabdi kepada Rasulullah Saw juga pernah mengatakan :"Lambung adalah tempat tinggal penyakit dan sedikit makan adalah obatnya".
8. Lailatul Qadar adalah hadiah dari Allah untuk umat
Diriwayatkan oleh Imam malik Al Muwatha', dia telah mendengar dari seorang ahlul ilmi tsiqoh yang telah mengatakan :"Sesungguhnya telah diperlihatkan usia-usia umat sebelumnya kepada Rasulullah Saw, atau apa yang telah Allah Swt kehendaki dari hal itu, dan sepertinya usia umat beliau tidak mampu menyamai amalan yang telah dicapai oleh umat-umat sebelumnya, maka Allah memberi beliau Lailatul Qadar yang lebih daripada seribu bulan (Riwayat Malik).
9. Ramadhan bulan ampunan
Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan. Rasulullah Saw bersabda: "Dan siapa yang berpuasa Ramadhan dengan didasari keimanan dan pengharapan ridha Allah, diampunkan untuknya dosa yang telah lalu."(Riwayat Bukhari).
10. Siapa dilihat Allah, maka ia terbebas dari azab-Nya
Dari jabir bin Abdullah Ra Rasulullah bersabda: "Pada bulan Ramadhan umatku dianugerahi lima perkara yang tidak diberikan kepada Nabi-nabi sebelumku. Yang pertama, sesungguhnya jika Allah melihat mereka di awal malam dari bulan Ramadhan, dan barang siapa yang telah dilihat Allah maka ia tidak akan mengazabnya selamanya..."(Riwayat Baihaqi).
11. Bau mulut orang berpuasa lebih harum dari misk di hadapan Allah
Rasulullah Saw bersabda: :...Yang kedua, sesungguhnya bau mulut mereka ketika sore hari lebih harum di hadapan Allah daripada bau misk..."(Riwayat Baihaqi).
12. Di bulan Ramadhan para malaikat meminta ampunan untik umat
Rasulullah Saw bersabda: "...Adapun yang ketiga, sesungguhnya para malaikat meminta apunan untuk mereka siang dan malam..."(Riwayat Baihaqi).
13. Di bulan Ramadhan surga berbanah diri
Rasululla Saw bersabda: "...Adapun yang keempat, sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla memerintahkan surga-Nya, Ia berfirman: " Bersiap-siaplah, dan hiasilah dirimu untuk para hamba-Ku, sehingga mereka bisa segera beristirahat dari kelelahan (hidup di) dunia menuju negeri-Ku dan kemulyaan-Ku..."(Riwayat Baihaqi).
14. Rasulullah Saw bersabda; "...Adapun yang kelima, sesungguhnya jika tiba malam terakhir Ramadhan Allah memberikan ampunan kepada mereka semua. Lalu bertanyalah seseorang lelaki dari sebuah kaum: "Apakah itu lailatul qadar? Ia bersabda: "Bukan, apakah kau tidak mengetahui perihal orang-orang yang bekerja, jika mereka selesai melakukan pekerjaan maka imbalanya adalah akan dipenuhi.(Riwayat Baihaqi).
15. Pintu surga dibuka, pintu nerak ditutup, setan dibelenggu
Rasulullah Sawa bersabda: "Jika Ramadhan tiba dibukalah pintu surga dan ditutuplah pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. (Riwayat Bukhari).
Dalam syarah Shahih Muslim, Qadhi Iyadh menjelaskan bahwa hadits di atas bisa bermakna hakiki, yaitu pintu surga diibuka, pintu neraka ditutup, serta setan-setan dibelenggu sebagai tanda datangnya Ramadhan sekaligus pemuliaan terhadapnya. Tapi bisa juga bermakna majaz yang mengisyaratkan besarnya pahala dan ampunan di bulan itu, sehingga serta seperti terbelenggu.
16. Pahala syuhada bagi yang melakukan kewajiban dan menghidupkan Ramadhan
Datanglah seorang laki-laki kepada nabi Saw dan berkata, "Wahai Rasulullah, tahukah Anda jika saya telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Anda adalah utusan Allah, aku juga telah melakukan shalat lima waktu, juga telah menunaikan zakat, serta aku telah berpuasa Ramadhan dan menghidupkannya, maka termasuk golongan siapakah aku? Rasulullah Saw bersabda: "Termasuk dari orang-orang shidiq dan syuhada". (Riwayat Ibnu Hibban dalam Shahihnya).
17. Pahala amalan bulan Ramadhan berlipat ganda
Sari salman Ra, Rasulullah Saw berkhutbah di hari terakhir bula Sya'ban: "Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan agung yang penuh berkah...barang siapa mendekatkan diri di dalamnya dengan perbuatan kebajikan, maka ia seperti mengejarkan tujuh puluh kewajiban selainnya..." (Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
18. Seluruh hari dalam Ramadhan memiliki keutamaan
Rasulullah Saw bersabda: "...Dia adalah bulan yang permulaannya adalah rahmat, pertengahannya ampunan, serta paripurnanya adalah pembebasan dari api neraka..."(Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
19. Siapa yang memberi minum orang yang berpuasa, allah akan memberi minum kelak di akhirat
Rasulullah Saw bersabda: "Dan barang siapa memberi minuman orang yang berpuasa maka Allah akan memberinya dari telaga minuman yang tidak menghauskan hingga ia masuk ke dalam surga"(Riwayat Ibnu Huzaimah dalam shahihnya).
20. Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan
Rasulullah saw bersabda: "Sebaik-baik sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan."(Riwayat Tirmidzi)
21. Doa mustajab di bulan Ramadhan
Diriwayatkan dari Abu Umamah Ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: "...Dan untuk setiap muslim di setiap hari dan petang (dalam bukan Ramadhan) doa yang mustajab (Riwayat Bazar).
Rasulullah Saw juga bersabda: "Tiga yang tidak bertolak dosanya, orang yang berpuasa hingga berbuka, imam adil, dan orang yang terdhalimi." (Riwayat Tirmidzi).
22. Pahala unrah Ramadhan sama dengan haji
Rasulullah saw bersabda kepada seorang wanita Anshar: "Jika datang Ramadhan maka lakukanlah umrah, karena sesungguhnya umrah dalam bulan itu setaraf dengan haji."(Riwayat An Nasa'i).
23. Pahala i'tikaf di bula Ramadhan sama dengan pahala 2 haji dan umrah
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Husain Ra menyatakan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "barang siapa menjalankan i'itikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadhan maka amalan itu seperti dua haji dan umrah (Riwayat Baihaqi)
24. Dalam Ramadhan terdapat malam yang istimewah (Lailatul Qadar)
Allah Swt berfirman: "Lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan".(Q.S.Al-Qadr:3). Menghidupkan Ramadhan dan melakukan amalan di dalamnya lebih baik daripada menjalankan amalan dalam seribu bulan tanpa Ramadhan. (Hidayatullah)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Afifatul Qona'ah

Afifatul Qona'ah

Mesin Penghasil Uang